Info Seputar Kesehatan, Kuliner, Otomotif, Elektronik, Teknologi, Fashion, Travel, Properti, Olahraga, Kecantikan, Pet dan Lain - Lain Lengkap

Kenali Jenis, Info Penyakit dan Penyebab Patah Tulang dari SehatQ.com

Patah tulang atau fraktur merupakan kondisi berubahnya bentuk dan posisi tulang yang terjadi ketika tulang patah. Biasanya fraktur terjadi karena tulang mengalami tekanan ataupun benturan yang berkekuatan lebih besar daripada kekuatan tulang.


Pada umumnya, tulang patah karena ditimpa oleh beban atau benturan yang kuat. Namun benturan ringan pun bisa menyebabkan fraktur. Hal tersebut bisa terjadi ketika kekuatan tulang sudah mulai berkurang atau mengeropos, misalnya tulang mengeropos karena osteoporosis.

Jenis-Jenis Fraktur
Fraktur dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kondisinya. Berikut ini adalah beberapa jenis fraktur. 

1. Fraktur Tertutup
Pada fraktur jenis ini, biasanya tulang yang patah tidak menyebabkan robek pada kulit. Tulang yang patah ini umumnya tidak terlihat karena masih ditutupi oleh kulit.

2. Fraktur Terbuka
Berbeda dengan fraktur tertutup, fraktur ini disebut terbuka karena tulang yang patah sampai merobek kulit. Hal tersebut menyebabkan jaringan di bawah kulit serta tulang yang patah dapat terlihat. Karena jaringan kulit yang terbuka inilah yang menyebabkan fraktur ini disebut fraktur terbuka.

3. Fraktur Tidak Lengkap
Fraktur tidak lengkap adalah sebutan bagi kondisi tulang yang tidak sepenuhnya patah, atau hanya menyebabkan keretakan. Fraktur jenis ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Hairline Fracture (Stress Fracture). Tulang mengalami retak tipis.
- Greenstick Fracture. Salah satu sisi tulang mengalami keretakkan dan bengkok.
- Buckle (Torus Fracture). Tulang tidak patah seluruhnya. Sisi tulang yang retak akan menonjol.

4. Fraktur Lengkap
Fraktur lengkap merupakan sebutan bagi kondisi tulang yang terbagi menjadi dua bagian atau lebih. Dengan kata lain, pada kondisi itu tulang benar-benar patah. 

Fraktur jenis ini dibedakan menjadi beberapa tipe, yakni Single Fracture, Comminuted Fracture, Compression Fracture dan Displaced Fracture. Selain itu terdapat juga Nondisplaced Fracture, dan Segmental Fracture.

Faktor Penyebab Terjadinya Patah Tulang
Fraktur umumnya disebabkan oleh tekanan berlebih atau benturan yang keras. Semakin berat tekanan atau kerasnya benturan, maka makin tingkat fraktur akan semakin berat. Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya fraktur.

Kecelakaan, terjatuh dan pukulan keras akibat perkelahian juga dapat menjadi penyebab terjadinya fraktur. Selain itu hentakan kuat yang dilakukan berulang kali saat melakukan olahraga berat juga bisa berdampak pada patahnya tulang kaki. 

Faktor kelainan tulang juga dapat menjadi penyebab tulang patah. Jenis-jenis kelainan pada tulang tersebut ialah osteoporosis dan osteogenesis imperfecta. Selain itu, kelainan seperti infeksi tulang serta kanker tulang juga dapat membuat tulang rentan patah.

Kekurangan asupan nutrisi atau vitamin seperti kalsium dan vitamin D, serta sering merokok dan mengkonsumsi alkohol juga dapat menyebabkan fraktur.

Para lansia serta penderita diabetes, Rheumatoid Arthritis, gangguan pencernaan dan kelenjar endokrin cenderung bertulang rapuh sehingga rentan terhadap fraktur.

Gejala Terjadinya Fraktur
Fraktur biasanya memiliki gejala umum seperti terdapat memar serta rasa nyeri luar biasa dan kesemutan pada area tulang patah. Selain itu terdapat benjolan atau perubahan bentuk atau deformitas pada area tubuh yang tulangnya patah.

Pengobatan untuk Tulang yang Patah
Penderita patah tulang dapat diberikan obat pereda nyeri atau pencegah infeksi, serta melakukan operasi untuk menyambungkan tulang yang patah. Mensejajarkan letak tulang (Traksi) serta pemasangan gips juga termasuk sebagai metode pengobatan terbaik untuk penderita fraktur.

Demikianlah informasi seputar patah tulang yang perlu diketahui. Semoga info penyakit dari SehatQ.com ini dapat menambah wawasan serta membantu Anda. Jangan lupa unduh aplikasinya dan kunjungi Toko SehatQ untuk membeli produk kesehatan yang terpercaya. 

Back To Top